Tarling Bupati Banyumas di Kalibagor

Tarling Bupati Banyumas di Kalibagor

KALIBAGOR – Bupati Banyumas, Ir. Achmad Husein bersama para kepala dinas, camat, kepala desa se-Kecamatan Kalibagor serta masyarakat Desa Kalibagor melaksanakan shalat tarawih di Masjid Nurul Hidayah Kalibagor pada Selasa (30/6/2015).

Kegiatan diawali dengan buka bersama, dilanjutkan dengan melaksanakan shalat maghrib berjamaah. Setelah shalat tarawih, Bupati Banyumas berramah-tamah dengan jamaah Masjid Nurul Hidayah Kalibagor.

Camat Kalibagor, Sudarso dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Banyumas yang telah menjadwalkan kegiatan tarling di wilayah Kecamatan Kalibagor bertempat di Masjid Nurul Hidayah Kalibagor. “Masyarakat Kalibagor bisa melaksanakan shalat tarawih bersama Bapak Bupati, meski beliau agak capai karena kedatangan tamu Bapak Presiden,” ujarnya.

Bupati Banyumas, Ir. Achmad Husein menyampaikan kegiatan tarling bersama para kepala dinas, “Ada kepala dinas yang tidak mengikuti karena kecapain, siang tadi kedatangan tamu Bapak Presiden ke Purwokerto,” ungkapnya.

“Untuk seremonial ini tidak ada sesi tanya jawab, tapi nanti apabila masyarakat ada yang ingin menanyakan bisa melalui kepala desa dilanjutkan ke camat dan camat yang laporan ke saya langsung,” lanjutnya.

Dalam uraiannya, bupati menyampaikan Kalibagor akan dijadikan gudang garmen yang akan memuat sekitar dua ribu karyawan dengan menggunakan eks-pabrik gula. Sekarang diberhentikan karena dianggap merusak cagar budaya. Pabrik garmennya dipindahkan ke Cilongok. Setelah hari raya, rencananya akan jalan lagi untuk perbaikan eks-pabrik gula akan dijadikan Pabrik. “Setelah lebaran, rencananya akan mencari pengusaha lagi ke Bandung untuk mengaktikan eks-pabrik gula sebagai pabrik garmen sehingga bisa membuka lapangan kerja di wilayah Kalibagor khususnya dan Kabupaten Banyumas pada umumnya,” jelasnya

Bupati merencanakan pelebaran jalan pertigaan pintu Kalibagor menuju Sokaraja. Kondisi sekarang sangat sempit. Pelebaran dengan ditambah satu meter sisi kanan dan kiri. Masyarakat di pinggir jalan yang terkena program tersebut, harga tanah sesuai dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). Jadi, jangan membuat harga sendiri agar harganya sangat tinggi.

Secara simbolis, bupati menyerahkan bantuan hibah kepada Masjid Nurul Hidayah dari Pemerintah Kabupaten sebesar sepuluh juta rupiah. Bantuan lain diserahkan dinas terkait, yaitu BKK Purwokerto (dua juta rupiah dan Al Qur’an),  Bank Jateng (dua juta lima ratus ribu rupiah dan sepuluh sarung), PDAM (satu juta rupiah), dan Kementerian Agama Kabupaten Banyumas (satu juta lima ratus ribu rupiah dan sepuluh Al Quran).

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyumas membedah rumah Mulyanto, warga Rt 02 Rw 01 Desa Kalibagor. Bantuan sembako diberikan kepada sepuluh fakir miskin. Enam belas (16) fakir miskin dan para ustadz TPQ menerima lima puluh ribu rupiah per orang.

Rangkaian acara tarling diakhiri dengan jabat-tangan.