Meski sudah lebih dari satu tahun, pandemi virus corona masih terus menyerang penduduk dunia tanpa henti. Di Indonesia, Satgas Covid-19 melaporkan per 16 Agustus 2021 angka kasus positif virus corona sudah mencapai angka 3.871.738 juta jiwa. Kabar baiknya sekitar lebih dari 3.381.884 orang berhasil pulih dari serangan virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19.

Untuk mencegah penyebaran dan penularan virus corona tidak mudah. Beragam upaya terus dilakukan para ahli untuk mengakhiri ancaman virus ini. Pemerintah membuat protokol kesehatan ini dikenal dengan sebutan 5M.

1. Mencuci Tangan. Rutin mencuci tangan hingga bersih adalah salah satu protokol kesehatan yang cukup efektif untuk mencegah penularan virus corona. Untuk hasil yang maksimal, tindakan mencuci tangan setidaknya selama 20 detik beberapa kali sehari, terutama saat sebelum memasak atau makan, setelah menggunakan kamar mandi, dan setelah menutup hidung saat batuk atau bersin. Untuk membunuh virus dan kuman-kuman lainnya, gunakan sabun dan air atau pembersih tangan dengan alkohol setidaknya dengan kadar 60 persen.

2. Memakai Masker. WHO mengeluarkan himbauan agar semua orang (baik yang sehat atau sakit) agar selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Penggunaan masker sangat dianjurkan pada saat terdapat anggota keluarga yang terinfeksi COVID-19, terdapat anggota keluarga yang berpotensi terkena COVID-19 karena aktivitas di luar rumah, merasa terjangkit atau mengalami gejala COVID-19, ruangan sempit, dan tidak bisa menjaga jarak minimal dua meter.

3. Menjaga Jarak. Protokol kesehatan lainnya yang perlu dipatuhi adalah menjaga jarak. Menjaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain untuk menghindari terkena droplets dari orang yang bicara, batuk, atau bersin, serta menghindari kerumunan, keramaian, dan berdesakan. Bila tidak memungkinkan melakukan jaga jarak, maka dapat dilakukan berbagai rekayasa administrasi dan teknis lainnya. Rekayasa administrasi dapat berupa pembatasan jumlah orang, pengaturan jadwal, dan sebagainya. Sedangkan rekayasa teknis, antara lain dapat berupa pembuatan partisi, pengaturan jalur masuk dan keluar, dan sebagainya.

4. Menjauhi Kerumunan. Masyarakat diminta untuk menjauhi kerumunan saat berada di luar rumah. Ingat, semakin banyak dan sering kamu bertemu orang, maka kemungkinan terinfeksi virus corona pun semakin tinggi. Oleh sebab itu, hindari tempat keramaian terutama bila sedang sakit atau berusia di atas 60 tahun (lansia). Menurut riset lansia dan pengidap penyakit kronis memiliki risiko yang lebih tinggi terserang virus corona.

5. Mengurangi Mobilitas. Virus penyebab corona bisa berada di mana saja. Jadi, semakin banyak dirimu menghabiskan waktu di luar rumah, maka semakin tinggi pula terpapar virus jahat ini. Oleh karena itu, bila tidak ada keperluan yang mendesak, tetaplah berada di rumah. Meski sehat dan tidak ada gejala penyakit, belum tentu dirimu pulang ke rumah dengan keadaan yang masih sama karena virus corona dapat menyebar dan menginfeksi seseorang dengan cepat.

Ayo cegah penyebaran dan penularan COVID-19 dengan menerapkan prinsip 5M. Bersama kita bisa!

Diolah dari https://www.halodoc.com/ dan sejumlah sumber.

Sutinah I1F020009