Pada tanggal 19 sampai 20 Februari 2014 Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (BAKESBANGPOL) Provinsi Jawa Tengah, mengadakan Pelatihan Pendidikan Politik Bagi Elemen Masyarakat yang dilaksanakan di Hotel Nirwana Baturaden.

Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 54 peserta yang masing-masing diwakili oleh 2 orang dari 27 Kecamatan yang ada di Kabupaten Banyumas. Masing-masing Kecamatan mengirimkan duta dari berbagai elemen masyarakat. Ada yang mewakili dari Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, LSM, Karang Taruna dan lain-lain.

Acara diisi dengan pemberian materi dari Pengamat Politik Nasional MT Arifin, dari Bakesbangpol Kab Banyumas Drs. Imam Pamungkas, BN,M.M., dari KPU Banyumas Ida Amiroh, S.Pd,M.Pd dari Panwaslu Banyumas Gunawan Sujanmadi.

MT Arifin selaku Pengamat Politik memaparkan tentang 4 Pilar Kebangsaan Dalam Demokrasi yaitu: 1. Bhinneka Tunggal Ika, 2. Pancasila, 3, UUD 1945 dan 4, NKRI

Dari KPU menjelaskan tentang tata cara pencoblosan yang sah, yaitu:

Cara 1. Dengan mencoblos nomor urut partai  dan nama partai                                                                                                Cara 2. Dengan mencoblos nomor urut, nama partai dan nama calon anggota legislatif                                                    Cara 3. Dengan mencoblos nomor urut dan nama calon legislatif                                                                                         Cara 4. Dengan mencoblos nomor urut dan lebih dari 2 nama calon legislatif tapi masih di dalam satu kotak gambar
Cara 5. Dengan mencoblos nomor urut partai dan blanko nama caleg

Dari Panwaslu merencanakan rekruitmen pengawas pemilu yang akan dibebankan kepada para PPL di seluruh desa agar dapat merekrut sebanyak 5 orang tiap PPL

Sedangkan dari Bakesbangpol Daerah menginforamsikan tentang langkah-langkah yang diambil oleh Bakesbangpol dalam menghadapi Pemilu 2014, dan kegiatan lain yang dpaat diup[ayakan pendanaannya memalui Proposal yang diajukan kepada Bakesbangpol Daerah. Kegiatan-kegiatan yang dapat didanai di antaranya adalah; Seminar dan Lokakarya, Sosialisasi dan Diseminasi Peraturan Perundang-undangan, Asistensi Pelatihan dan Bimbingan Teknis, Pagelaran Seni dan Budaya, Jambore Perkemahan Napak Tilas, dan Berbagai macam perlombaan.

“Acara ini jelas sangat bermanfaat bagi semua elemen masyarakat, dan tentunya mereka mempunyai kewajiban untuk mensosialisasikannya,” Jelas Muflih salah seorang peserta dari Kalibagor. (moi_maulana)